Polres Lombok Barat Salurkan 5.000 Liter Air Bersih kepada 70 KK di Batulayar

by -2 Views
Polres Lombok Barat Salurkan 5.000 Liter Air Bersih kepada 70 KK di Batulayar
Personel Polres Lombok Barat menyalurkan air bersih ke wadah milik warga di Dusun Batu Bolong Duduk, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Rabu (23/9/2026). Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada 70 kepala keluarga yang terdampak keterbatasan air pada musim kemarau. (Foto: Dok. Polres Lombok Barat)

LOMBOK BARAT, Gilinews.id – Polres Lombok Barat menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada 70 kepala keluarga (KK) di Dusun Batu Bolong Duduk, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Rabu (23/9/2026), menyusul keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.

Berdasarkan keterangan resmi Polres Lombok Barat, air yang disalurkan berasal dari PDAM Giri Menang Gerung dan diangkut menggunakan mobil tangki milik kepolisian.

Distribusi berlangsung sekitar pukul 09.30 hingga 11.00 WITA. Warga mendatangi lokasi penyaluran dengan membawa wadah untuk menampung air.

Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia mengatakan penyaluran dilakukan setelah kepolisian menerima laporan dari Bhabinkamtibmas dan surat dari pihak dusun mengenai kebutuhan air bersih.

“Kami menerima laporan dari Bhabinkamtibmas dan pihak dusun yang bersurat mengenai kebutuhan air bersih. Kami segera menyalurkan air bersih yang didapatkan dari PDAM Giri Menang Gerung,” kata Mellysa dalam keterangan resmi Polres Lombok Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin Mellysa dan dihadiri Kapolsek Batulayar AKP I Putu Krisna Varananda, sejumlah personel Polres dan Polsek, serta Babinsa Batulayar Barat.

Keterbatasan air bersih sebelumnya juga dilaporkan terjadi di Desa Batulayar Barat. Pada 7 September 2026, Kepala Desa Batulayar Barat Marjuni menyebut 250 KK atau sekitar 750 jiwa di desanya mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan.

Data Sistem Informasi Kebencanaan NTB (SiAGA NTB) juga mencatat kejadian kekeringan di Batu Layar Barat pada 16 September 2026.

Secara lebih luas, data BPBD Lombok Barat yang diberitakan pada awal September mencatat kekeringan telah berdampak pada 62 dusun di 16 desa yang tersebar di enam kecamatan. Jumlah warga terdampak tercatat 6.578 KK atau 19.337 jiwa.

Penyaluran 5.000 liter air pada 23 September tersebut merupakan salah satu distribusi air kepada warga terdampak kekeringan. Keterangan Polres Lombok Barat tidak menjelaskan berapa lama pasokan itu diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan 70 KK penerima.(sk)