Kebutuhan terhadap infrastruktur digital terus meningkat seiring berkembangnya website, aplikasi bisnis, database, sistem informasi, hingga layanan berbasis internet. Bagi perusahaan yang telah memiliki perangkat server sendiri, layanan Colocation NINEcloud menyediakan pilihan penempatan server pada fasilitas data center dengan dukungan infrastruktur, sistem pendinginan, dan konektivitas jaringan.
Fasilitas data center yang digunakan memiliki sertifikasi ANSI/TIA-942 Rated-3 dan ISO/IEC 27001:2022, serta didukung cooling system Air Cooled dengan konfigurasi N+1.
Colocation untuk Server Milik Perusahaan
Colocation merupakan layanan yang memungkinkan perusahaan menempatkan perangkat server miliknya sendiri di fasilitas data center.
Berbeda dengan dedicated server, di mana perangkat disediakan oleh penyedia layanan, pada colocation pelanggan tetap memiliki hardware dan dapat menentukan spesifikasi server berdasarkan kebutuhan sistem yang dijalankan.
Model ini memungkinkan perusahaan mempertahankan investasi pada perangkat sekaligus menggunakan fasilitas data center untuk mendukung operasional server.
Colocation dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti web server, application server, database, virtualisasi, storage, backup, sistem internal perusahaan, API, hingga berbagai layanan digital lainnya.
Data Center Bersertifikasi ANSI/TIA-942 Rated-3
Layanan Colocation NINEcloud menggunakan fasilitas data center dengan sertifikasi ANSI/TIA-942 Rated-3.
ANSI/TIA-942 merupakan standar yang berkaitan dengan infrastruktur data center. Status Rated-3 menunjukkan fasilitas dirancang berdasarkan persyaratan infrastruktur pada tingkat tersebut.
Keberadaan standar data center menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan perusahaan ketika memilih tempat untuk menjalankan perangkat server, terutama ketika kebutuhan infrastruktur sudah tidak lagi ideal ditangani dari lingkungan kantor.
Dengan menggunakan colocation, perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas data center tanpa harus membangun sendiri seluruh infrastruktur pendukung untuk menempatkan server.
ISO/IEC 27001:2022 untuk Manajemen Keamanan Informasi
Selain standar infrastruktur data center, fasilitas yang digunakan memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2022.
ISO/IEC 27001:2022 merupakan standar internasional untuk Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Standar tersebut berkaitan dengan sistem pengelolaan risiko keamanan informasi melalui kebijakan, prosedur, proses, dan kontrol dalam ruang lingkup penerapannya.
Dengan demikian, kedua sertifikasi memiliki cakupan berbeda. ANSI/TIA-942 Rated-3 berkaitan dengan infrastruktur data center, sedangkan ISO/IEC 27001:2022 berkaitan dengan sistem manajemen keamanan informasi.
Cooling Infrastructure dengan Konfigurasi N+1
Operasional perangkat server juga membutuhkan kondisi lingkungan yang terkontrol. Karena itu, fasilitas data center yang digunakan untuk layanan Colocation NINEcloud dilengkapi infrastruktur pendinginan.
Sistem pendinginan menggunakan Air Cooled Cooling System dengan konfigurasi N+1.
Konfigurasi N+1 merupakan rancangan yang menyediakan satu unit atau kapasitas tambahan di atas kebutuhan minimum (N) sesuai desain sistem. Pendekatan ini memberikan redundansi pada infrastruktur pendinginan dibandingkan konfigurasi yang hanya menyediakan kapasitas minimum.
Parameter lingkungan fasilitas meliputi:
Cooling System: Air Cooled
Cooling Configuration: N+1
Temperature: 18–25°C
Humidity: 50%–60%
Rentang temperatur 18–25°C dan kelembapan 50%–60% digunakan sebagai parameter lingkungan untuk mendukung operasional perangkat yang ditempatkan di dalam data center.
Konektivitas Internet Multi-Upstream
Selain fasilitas dan cooling infrastructure, konektivitas jaringan merupakan komponen penting dalam layanan colocation.
NINEcloud menyediakan multiple upstream serta direct peering dengan sejumlah Internet Exchange untuk mendukung kebutuhan konektivitas server.
Infrastruktur konektivitas yang tersedia meliputi:
- Multiple Upstream
- Direct Peer OpenIXP @ 10 Gbps
- Direct Peer IIX APJII @ 10 Gbps
- Direct Peer CDIX @ 10 Gbps
- Direct Peer JKT-IX @ 10 Gbps
- Direct Peer CLOUDXCHANGE-CXC @ 10 Gbps
- International Bandwidth up to 100 Mbps (Open Share)
- Local Bandwidth up to 1 Gbps (Open Share)
- PNI (Private Network Interconnection) Telkom
Konfigurasi tersebut menyediakan dukungan konektivitas untuk trafik domestik maupun internasional sesuai kebutuhan dan karakteristik server pelanggan.
Direct Peering 10 Gbps ke Sejumlah Internet Exchange
Infrastruktur jaringan yang digunakan NINEcloud memiliki direct peering 10 Gbps dengan sejumlah Internet Exchange, yaitu OpenIXP, IIX APJII, CDIX, JKT-IX, dan CLOUDXCHANGE-CXC.
Direct peering menyediakan jalur interkoneksi menuju jaringan yang terhubung melalui Internet Exchange terkait.
Selain koneksi ke sejumlah IX tersebut, tersedia PNI (Private Network Interconnection) Telkom sebagai bagian dari infrastruktur konektivitas.
Bagi perusahaan yang menjalankan aplikasi atau layanan dengan pengguna dari berbagai jaringan di Indonesia, konfigurasi konektivitas tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi penempatan server.
Performa akses aktual tetap dapat dipengaruhi oleh routing, jaringan tujuan, kondisi jaringan, konfigurasi server, beban aplikasi, dan faktor teknis lainnya.
Local Bandwidth hingga 1 Gbps
Untuk kebutuhan trafik domestik, layanan menyediakan local bandwidth hingga 1 Gbps dengan skema open share.
Sementara untuk konektivitas internasional tersedia international bandwidth hingga 100 Mbps dengan skema open share.
Kapasitas tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan aplikasi dan layanan digital sesuai karakteristik trafik pelanggan.
Karena menggunakan skema open share, angka hingga 1 Gbps untuk trafik lokal dan hingga 100 Mbps untuk trafik internasional tidak berarti setiap server memperoleh bandwidth dedicated sebesar kapasitas maksimum tersebut secara terus-menerus.
Kebutuhan bandwidth khusus dapat dikonsultasikan terlebih dahulu berdasarkan penggunaan server.
Kontrol Hardware Tetap di Tangan Pelanggan
Salah satu karakteristik colocation adalah pelanggan tetap memiliki perangkat server yang ditempatkan di data center.
Perusahaan dapat menentukan spesifikasi processor, RAM, storage, RAID, network interface, dan komponen hardware lainnya sesuai kebutuhan.
Tim IT perusahaan juga dapat mengelola sistem operasi, database, aplikasi, virtualisasi, serta konfigurasi server berdasarkan kebijakan internal dan ruang lingkup layanan yang digunakan.
Model tersebut dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang sudah memiliki hardware namun membutuhkan fasilitas data center untuk menjalankan perangkatnya.
Mendukung Berbagai Kebutuhan Infrastruktur
Layanan colocation dapat digunakan untuk berbagai skenario, mulai dari website perusahaan, aplikasi bisnis, database, API, ERP, virtual machine, storage, backup, hingga sistem internal perusahaan.
Selain colocation, NINEcloud menyediakan layanan infrastruktur lain seperti Dedicated Server, VPS, Storage, dan Web Hosting.
Ketersediaan beberapa jenis layanan memungkinkan perusahaan menyusun arsitektur sesuai kebutuhan. Server fisik milik perusahaan dapat ditempatkan melalui colocation, sementara workload lain dapat menggunakan VPS atau dedicated server.
Pertimbangan Sebelum Menempatkan Server
Sebelum menggunakan colocation, perusahaan perlu mengidentifikasi kebutuhan teknis perangkat dan aplikasinya.
Beberapa aspek yang perlu diperhitungkan antara lain jumlah server, rack unit (U), kebutuhan daya listrik, bandwidth, IP address, kebutuhan akses fisik, remote hands, SLA, serta redundansi infrastruktur.
Konsumsi daya dan kebutuhan pendinginan juga menjadi faktor penting, khususnya untuk server dengan konfigurasi hardware berdaya tinggi.
Spesifikasi tersebut sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu agar konfigurasi colocation sesuai dengan perangkat dan karakteristik workload yang akan dijalankan.
Colocation NINEcloud untuk Infrastruktur Bisnis
Dengan fasilitas data center bersertifikasi ANSI/TIA-942 Rated-3 dan ISO/IEC 27001:2022, layanan Colocation NINEcloud menggabungkan fasilitas penempatan server dengan Air Cooled Cooling System berkonfigurasi N+1, temperatur lingkungan 18–25°C, serta kelembapan 50%–60%.
Pada sisi konektivitas, infrastruktur didukung multiple upstream, direct peering 10 Gbps ke OpenIXP, IIX APJII, CDIX, JKT-IX dan CLOUDXCHANGE-CXC, PNI Telkom, local bandwidth hingga 1 Gbps open share, serta international bandwidth hingga 100 Mbps open share.
Kombinasi tersebut memberikan pilihan bagi perusahaan yang ingin mempertahankan kepemilikan dan kontrol terhadap hardware sekaligus menggunakan fasilitas data center untuk mendukung operasional infrastrukturnya.
Untuk kebutuhan rack, daya, bandwidth, IP address, maupun konfigurasi colocation lainnya, calon pelanggan dapat berkonsultasi dengan tim NINEcloud.
Spesifikasi NINEcloud Colocation
| Infrastruktur | Spesifikasi |
|---|---|
| Data Center | ANSI/TIA-942 Rated-3 |
| Information Security | ISO/IEC 27001:2022 |
| Cooling System | Air Cooled |
| Cooling Configuration | N+1 |
| Temperature | 18–25°C |
| Humidity | 50%–60% |
| Network | Multiple Upstream |
| Direct Peer OpenIXP | 10 Gbps |
| Direct Peer IIX APJII | 10 Gbps |
| Direct Peer CDIX | 10 Gbps |
| Direct Peer JKT-IX | 10 Gbps |
| Direct Peer CLOUDXCHANGE-CXC | 10 Gbps |
| PNI | Telkom |
| Local Bandwidth | Up to 1 Gbps (Open Share) |
| International Bandwidth | Up to 100 Mbps (Open Share) |
Hubungi NINEcloud
NINEcloud
Layanan: Colocation • Dedicated Server • VPS • Storage • Web Hosting
Email: hello@ninecloud.id
Customer Service: +62 812-2345-2050
Website: https://ninecloud.id
